Rapat Evaluasi Triwulan I, Dinas Sosial Fokus pada Peningkatan Kinerja Program
Dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja, Dinas Sosial menggelar rapat evaluasi program kegiatan Triwulan I yang berlangsung di aula kantor dinas. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat struktural, pejabat fungsional, serta para staf pelaksana dari berbagai unit kerja pada Rabu, 1 April 2026.
Rapat evaluasi ini difokuskan pada pembahasan capaian program di dua bidang utama, yakni rehabilitasi sosial dan pemberdayaan sosial. Dalam kesempatan tersebut, masing-masing bidang memaparkan progres pelaksanaan kegiatan, kendala yang dihadapi di lapangan, serta langkah-langkah strategis yang akan dilakukan ke depan.
Pada bidang rehabilitasi sosial, pembahasan mencakup upaya penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), termasuk pelayanan bagi lanjut usia, penyandang disabilitas, serta individu yang membutuhkan perlindungan sosial. Selain itu, turut dibahas penyaluran berbagai bantuan sosial yang disediakan, seperti alat bantu (kursi roda, tongkat, dan sejenisnya), bantuan sandang, serta bantuan berupa santunan uang bagi masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh bantuan tersebut nantinya dapat tersalurkan secara tepat, baik waktu maupun sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi penerima.
Tidak hanya itu, dalam rapat juga disampaikan kesiapan Dinas Sosial dalam penanganan kondisi darurat melalui ketersediaan buffer stock (baper stock) logistik kebencanaan. Persediaan ini meliputi kebutuhan dasar bagi korban bencana seperti makanan siap saji, perlengkapan sandang, serta kebutuhan darurat lainnya yang sewaktu-waktu dapat disalurkan dengan cepat dan tepat.
Sementara itu, pada bidang pemberdayaan sosial, pembahasan difokuskan pada pengelolaan data kesejahteraan sosial, termasuk pemutakhiran dan validasi data seperti Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dalam rapat ini ditekankan pentingnya akurasi data sebagai dasar utama dalam penetapan kebijakan dan penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran dan efektif.

Kepala Dinas Sosial, Sadli Sirajuddin, dalam arahannya menyampaikan bahwa evaluasi ini menjadi momentum penting untuk memperbaiki kekurangan serta memperkuat sinergi antarbidang. Ia juga menegaskan bahwa setiap program harus dilaksanakan secara akuntabel, tepat sasaran, dan berorientasi pada hasil.
Selain itu, Sadli Sirajuddin menekankan pentingnya kesiapan bidang teknis dalam proses penetapan penerima manfaat. “Kami meminta kepada bidang teknis agar dapat mempersiapkan data calon penerima secara matang dan akurat, sehingga nantinya dapat ditetapkan sebagai penerima manfaat yang benar-benar sesuai dengan kriteria dan kebutuhan di lapangan,” tegasnya.
Rapat evaluasi ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut sebagai acuan pelaksanaan program pada triwulan berikutnya. Dinas Sosial berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan demi terwujudnya kesejahteraan sosial masyarakat secara menyeluruh. (Kml.d)
